Pengembangan Nilai Seni
Sebagai bagian dari pengembangan diri siswa dan siswi SIT Fithrah Insani, pembelajaran dan penguatan nilai seni dalam diri peserta didik menjadi perhatian penting dalam proses pembinaan di SIT Fithrah Insani
Pembinaan Kedekatan Hubungan dengan Kitabullah
Salah satu hal penting dalam menjaga fithrah dan membina insan kamil, pembelajaran tahsin dan tahfizh Al-qur'an diberikan porsi yang cukup besar dalam pembelajaran di SIT Fithrah Insani.
Tahun 2015, Tahun Prestasi
Berbagai prestasi akademik maupun non-akademik telah ditorehkan siswa-siswi Fithrah Insani baik level lokal , Kabupaten,Provinsi hingga Level Nasional!
Pembelajaran dengan Praktik
Belajar dengan mendengar itu baik, belajar dengan membaca itu lebih baik, belajar dengan mengalami itu lebih baik lagi. Maka pembelajaran di SIT Fithrah Insani memberikan pengalaman belajar baik audio, visual, maupun kinestetik.
SD, SMP, dan SMK Lulus UN 100%
Indahnya Kebersamaan
Rabu, 06 Agustus 2014
Selasa, 05 Agustus 2014
Makna Taqwa yang Hakiki
Syawal.., Awal Perjuangan!
{Ketua Dewan Pembina YFI)
Berakhirnya hari-hari indah tersebut jangan menjadikan kita terlena dengan kembali kepada kebiasaan buruk kita. Tetapi mari kita merenungi diri untuk menegaskan telah adanya bekal bagi perjalanan kita yang panjang, bekal persiapan yang memadai dalam melintasi dan mengarungi perjalanan panjang … “Dan berbekallah, sesungguhnya sebaik-baik bekal adalah taqwa, dan bertaqwalah kepada-Ku wahai orang yang memiliki akal”. (Al-Baqoroh : 197). Mari kita jadikan momentum ini menjadi momentum perubahan diri
Ini tata cara puasa Syawal yang paling utama
Keutamaan Puasa Syawal
Kita tahu bersama bahwa puasa Syawal itul punya keutamaan, bagi yang berpuasa Ramadhan dengan sempurna lantas mengikutkan puasa 6 hari di bulan Syawal, maka ia akan mendapatkan pahala puasa setahun penuh. Sebagaimana sabda Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam,
Ù…َÙ†ْ صَامَ رَÙ…َضَانَ Ø«ُÙ…َّ Ø£َتْبَعَÙ‡ُ سِتًّا Ù…ِÙ†ْ Ø´َÙˆَّالٍ Ùƒَانَ ÙƒَصِÙŠَامِ الدَّÙ‡ْرِ
“Barangsiapa yang berpuasa Ramadhan kemudian berpuasa enam hari di bulan Syawal, maka dia berpuasa seperti setahun penuh.” (HR. Muslim no. 1164).
Itulah dalil dari jumhur atau mayoritas ulama yag menunjukkan sunnahnya puasa Syawal. Yang berpendapat puasa tersebut sunnah adalah madzhab Abu Hanifah, Syafi’i dan Imam Ahmad. Adapun Imam Malik memakruhkannya. Namun sebagaimana kata Imam Nawawi rahimahullah, “Pendapat dalam madzhab Syafi’i yang menyunnahkan puasa Syawal didukung dengan dalil tegas ini. Jika telah terbukti adanya dukungan dalil dari hadits, maka pendapat tersebut tidaklah ditinggalkan hanya karena perkataan sebagian orang. Bahkan ajaran Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam tidaklah ditinggalkan walau mayoritas atau seluruh manusia menyelisihinya. Sedangkan ulama yang khawatir jika puasa Syawal sampai disangka wajib, maka itu sangkaan yang sama saja bisa membatalkan anjuran puasa ‘Arafah, puasa ‘Asyura’ dan puasa sunnah lainnya.” (Syarh Shahih Muslim, 8: 51)
Penambahan Fasilitas/Gedung Baru, Semangat Baru!
Sabtu, 02 Agustus 2014
Keutamaan Silaturahim
3 Kebahagiaan di hari kemenangan










