Pengembangan Nilai Seni

Sebagai bagian dari pengembangan diri siswa dan siswi SIT Fithrah Insani, pembelajaran dan penguatan nilai seni dalam diri peserta didik menjadi perhatian penting dalam proses pembinaan di SIT Fithrah Insani

Pembinaan Kedekatan Hubungan dengan Kitabullah

Salah satu hal penting dalam menjaga fithrah dan membina insan kamil, pembelajaran tahsin dan tahfizh Al-qur'an diberikan porsi yang cukup besar dalam pembelajaran di SIT Fithrah Insani.

Tahun 2015, Tahun Prestasi

Berbagai prestasi akademik maupun non-akademik telah ditorehkan siswa-siswi Fithrah Insani baik level lokal , Kabupaten,Provinsi hingga Level Nasional!

Pembelajaran dengan Praktik

Belajar dengan mendengar itu baik, belajar dengan membaca itu lebih baik, belajar dengan mengalami itu lebih baik lagi. Maka pembelajaran di SIT Fithrah Insani memberikan pengalaman belajar baik audio, visual, maupun kinestetik.

SD, SMP, dan SMK Lulus UN 100%

Indahnya Kebersamaan

Tampilkan postingan dengan label Taushiyah. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Taushiyah. Tampilkan semua postingan

Jumat, 10 Juli 2015

7 Keistimewaan Lailatul Qadar

Setiap muslim pasti menginginkan malam penuh kemuliaan, Lailatul Qadar. Malam ini hanya dijumpai setahun sekali. Orang yang beribadah sepanjang tahun tentu lebih mudah mendapatkan kemuliaan malam tersebut karena ibadahnya rutin dibanding dengan orang yang beribadah jarang-jarang.

Edisi kali ini kita akan melihat keistimewaan Lailatul Qadar yang begitu utama dari malam lainnya.

1- Lailatul Qadar adalah waktu diturunkannya Al Qur’an
Ibnu ‘Abbas dan selainnya mengatakan, “Allah menurunkan Al Qur’an secara utuh sekaligus dari Lauhul Mahfuzh ke Baitul ‘Izzah yang ada di langit dunia. Kemudian Allah menurunkan Al Qur’an kepada Rasulullah -shallallahu ‘alaihi wa sallam- tersebut secara terpisah sesuai dengan kejadian-kejadian yang terjadi selama 23 tahun.” (Tafsir Al Qur’an Al ‘Azhim, 14: 403). Ini sudah menunjukkan keistimewaan Lailatul Qadar.

2- Lailatul Qadar lebih baik dari 1000 bulan
Allah Ta’ala berfirman,
لَيْلَةُ الْقَدْرِ خَيْرٌ مِنْ أَلْفِ شَهْرٍ
“Malam kemuliaan itu lebih baik dari seribu bulan.” (QS. Al Qadar: 3). An Nakho’i mengatakan, “Amalan di lailatul qadar lebih baik dari amalan di 1000 bulan.” (Lihat Latho-if Al Ma’arif, hal. 341). Mujahid, Qotadah dan ulama lainnya berpendapat bahwa yang dimaksud dengan lebih baik dari seribu bulan adalah shalat dan amalan pada lailatul qadar lebih baik dari shalat dan puasa di 1000 bulan yang tidak terdapat lailatul qadar. (Zaadul Masiir, 9: 191). Ini sungguh keutamaan Lailatul Qadar yang luar biasa.

3- Lailatul Qadar adalah malam yang penuh keberkahan.

Rahasia Malam Al- Qadr

Malam Lailatul Qadar adalah waktu di mana terdapat satu malam yang sangat istimewa bagi umat muslim dan penuh kemuliaan.
Barang siapa yang beribadah pada malam Lailatul Qadar akan sama dengan beribadah selama seribu bulan. Dan barang siapa yang mendapatkan kemuliaan itu, sungguh ia adalah manusia yang sangat beruntung dan dirahmati.
Sebaliknya, siapa yang lupa dari kebaikan di dalamnya, sungguh ia termasuk manusia tidak beruntung dan merugi.
Berikut ini merupakan keistimewaan malam Lailatul Qadar: 
Lailatul Qadar yaitu waktu diturunkannya Alquran, dalam sebuah hadits yang diriwayatkan oleh Ibnu Abbas berbunyi; "Allah menurunkan Alquran secara utuh sekaligus dari Lauhul Mahfuzh ke Baitul ‘Izzah yang ada di langit dunia" Malam Lailatul Qadar yaitu Satu Malam yang penuh keberkahan. Allah Ta’ala berfirman yang berbunyi; "Sesungguhnya Kami menurunkannya pada suatu malam yang diberkahi dan sesungguhnya Kami-lah yang memberi peringatan". (QS. Ad Dukhon: 3).

Turunnya Malaikat Jibril pada malam Lailatul Qadar. Lailatul Qadar ditandainya dengan turunnya malaikat. Allah Ta’ala berfirman; "Pada malam itu turun malaikat-malaikat dan malaikat Jibril". (QS. Al Qadar: 4)

Lailatul Qadar lebih baik dari 1000 bulan, Allah Ta'ala menjelaskan bahwa; "Malam kemuliaan itu lebih baik dariseribu bulan". (QS. Al Qadar: 3).

Mujahid, Qotadah dan ulama lainnya berpendapat bahwa yang dimaksud dengan lebih baik dari seribu bulan adalah shlat dan amalan pada malam Lailatul Qadar lebih baik dari saalat dan puasa di 1000 bulan yang tidak terdapat di malam Lailatul Qadar.Lailatul Qadar sebuah malam pencatatan takdir tahunan. Allah Ta’ala berfirman bahwa; "Pada malam itu dijelaskan segala urusan yang penuh hikmah". (QS. Ad Dukhan: 4).

Lailatul Qadar Disifati dengan 'Salaam'. Allah Ta’ala berfirman: "Malam itu (Lailatul Qadar penuh kesejahteraan sampai terbit fajar". (QS. Al Qadar: 5).

Menurut tafsir Ibnu Katsir, malam Lailatul Qadar penuh keselamatan, di mana setan tidak dapat berbuat apa-apa di malam tersebut, mulai dari berbuat jelak atau mengganggu yang lain.

Di malam itu banyak yang selamat dari hukuman dan siksa karena mereka melakukan ketaatan pada Allah SWT.

Selasa, 16 Juni 2015

Nasihat Rasulullah Menjelang Ramadhan

Diriwayatkan Oleh Ibnu Huzaimah, Rasulullah memberikan nasihat menjelang
Ramadhan :

"Wahai manusia! Sungguh telah datang pada kalian bulan Allah dengan
membawa berkah rahmat dan maghfirah. Bulan yang paling mulia disisi
Allah. Hari-harinya adalah hari-hari yang paling utama. Malam-malamnya
adalah malam-malam yang paling utama. Jam demi jamnya adalah jam-jam
yang paling utama.

Inilah bulan ketika kamu diundang menjadi tamu Allah dan dimuliakan
oleh-Nya. Di bulan ini nafas-nafasmu menjadi tasbih, tidurmu ibadah,
amal-amalmu diterima dan doa-doamu diijabah. Bermohonlah kepada Allah
Rabbmu dengan niat yang tulus dan hati yang suci agar Allah membimbingmu
untuk melakukan shiyam dan membaca Kitab-Nya.

Celakalah orang yang tidak mendapat ampunan Allah di bulan yang agung
ini. Kenanglah dengan rasa lapar dan hausmu di hari kiamat.
Bersedekahlah kepada kaum fuqara dan masakin. Muliakanlah orang tuamu,

Daftar Prestasi SMPIT Fithrah Insani 2015

Daftar Prestasi SMPIT FI Añgkatan 6
1. Firaas An'Umillah - Nilai UN tertinggi se KBB 2015 (385,5)
2. Halimatussadiyah Assyifa - Nilai 100 Bahasa Inggris UN 2015
3. Firaas An'Umillah&M. Ghifari Al Kautsar - Nilai 100 Matematika UN 2015

Rabu, 13 Mei 2015

Tersenyumlah..

Tersenyumlah saat bahagia; ia menjaga waspada. Senyumlah saat duka; ia meneguhkan sabarnya. Senyumlah saat berjuang; ia maniskan pengorbanan..

Senyumlah pada kekasih; ia menyuburkan cinta...

Selasa, 05 Mei 2015

Mari Mempersiapkan Diri Menyambut Ramadhan


Tak terasa kita memasuki bulan Sya’ban. Sebentar lagi kita akan kedatangan tamu agung yaitu bulan Ramadhan. Setelah sekian lama berpisah, kini Ramadhan kembali akan hadir di tengah-tengah kita. Bagi seorang muslim, kedatangan Ramadhan tentu akan disambut dengan rasa gembira dan penuh syukur, karena Ramadhan merupakan bulan maghfirah, rahmat, menuai pahala dan sarana menjadi orang yang muttaqin.

 


Oleh karena itu, sudah sepatutnya kita melakukan persiapan diri untuk menyambut kedatangan bulan Ramadhan, agar Ramadhan kali ini benar-benar memiliki nilai yang tinggi dan dapat mengantarkan kita menjadi orang yang bertaqwa.

Namun, bagaimana cara kita menyambut Ramadhan sesuai dengan tuntunan syariat? Apa yang mesti kita persiapkan? Tulisan ini mencoba untuk menjawab pertanyaan tersebut. Menurut penulis, banyak amalan yang perlu dilakukan dalam rangka mempersiapkan diri menyambut kedatangan bulan Ramadhan, di antaranya yaitu:

Pertama, berdoa kepada Allah, sebagaimana yang dicontohkan para ulama salafusshalih. Mereka berdoa kepada Allah Swt agar dipertemukan dengan bulan Ramadhan sejak enam bulan sebelumnya, dan selama enam bulan berikutnya mereka berdoa agar puasanya diterima Allah Swt. Berjumpa dengan bulan ini merupakan nikmat yang besar bagi orang-orang yang dianugerahi taufik oleh Allah Swt.

Mu’alla bin al-Fadhl berkata, “Dulunya para salaf berdoa kepada Allah Ta’ala (selama) enam bulan agar Allah mempertemukan mereka dengan bulan Ramadhan, kemudian mereka berdoa kepada-Nya (selama) enam bulan berikutnya agar Dia menerima (amal-amal shaleh) yang mereka kerjakan” (Lathaif Al-Ma’aarif: 174)
Di antara doa mereka itu adalah: ”Ya Allah, serahkanlah aku kepada Ramadhan dan serahkan Ramadhan kepadaku dan Engkau menerimanya kepadaku dengan kerelaan”. Dan doa yang populer: ”Ya Allah, berkatilah kami di bulan Rajab dan Sya’ban, serta sampaikanlah kami pada bulan Ramadhan”.

Kedua, menuntaskan puasa tahun lalu. Sudah seharusnya kita mengqadha puasa sesegera mungkin

Senin, 01 Desember 2014

Kata-kata dakwah bil hikmah ;sebuah investasi amal sholeh yang terus mengalir

Ada dua orang pria yang keduanya menderita sakit keras, sedang dirawat di sebuah kamar rumah sakit. Seorang di antaranya menderita suatu penyakit yang mengharuskannya duduk di tempat tidur selama satu jam di setiap sore untuk mengosongkan cairan dari paru-parunya. Kebetulan, tempat tidurnya berada tepat di sisi jendela satu-satunya yang ada di kamar itu.Sedangkan pria yang lain harus berbaring lurus di atas punggungnya.

Setiap hari mereka saling bercakap-cakap selama berjam-jam. Mereka membicarakan istri dan keluarga, rumah, pekerjaan, keterlibatan mereka di ketentaraan, dan tempat-tempat yang pernah mereka kunjungi selama liburan.

Setiap sore, ketika pria yang tempat tidurnya berada dekat jendela di perbolehkan untuk duduk, ia menceritakan tentang apa yang terlihat di luar jendela kepada rekan sekamarnya.

Selasa, 18 November 2014

Rahasia Mendapatkan Kebahagiaan Mendalam

Di sebuah pagi di desanya Nasrudin, tiba-tiba ada orang kaya yang menggendong kekayaannya di punggung bertanya ke sana ke mari. Pertanyaan orang kaya ini sederhana, siapa saja yang bisa memberinya pengalaman kedamaian sesaat saja, ia akan memberikan kekayaannya pada orang itu. Dan ke mana pun ia bertanya, semua warga desa menyebut nama Nasrudin.

Sesampai di pinggir desa di mana Nasrudin tinggal, orang kaya ini menceritakan kerumitannya menjadi kaya sehingga

Senin, 17 November 2014

Belajar Matematika dengan Menyenangkan

Setiap kita mendengar kata”Matematika” yang terbayang adalah sederet soal-soal yang membuat kepala “nyut-nyutan” karena pusing. Nah, bila kita termasuk dalam kelompok di atas berarti kita belum mengetahui cara pembelajaran yang menyenangkan dalam bidang studi matematika. Mau tahu istilahnya? Dalam dunia pendidikan dikenal istilah Pembelajaran Matematika Realistik (PMR) atau Realistic Mathematic Education (RME). Sekarang kita harus tahu cara menerapkan metode PMR tersebut untuk mengajarkan siswa-siswa atau anak-anak bidang studi Matematika.

Sebagai contoh, untuk siswa kelas satu Sekolah Dasar (SD), yang belajar penjumlahan dan pengurangan, bisa menggunakan batu-batu kecil atau sejenis kacang-kacangan sebagai alat bantu dalam penerapan metode PMR ini.

Sebagai langkah awal, saat siswa akan menjumlahkan 5+4=? Siswa dianjurkan untuk

Pendidikan, Tuntunlah Bangsa Ini Pulang ke Masa Depan

Al-waqtu kasy-syaif (waktu adalah pedang), begitu pepatah menggambarkan tajamnya sang waktu. Masa lalu, masa kini, dan masa depan bersaing mengisi kehidupan. Masa kini, waktu menajam hingga berubahnya waktu kian tak terasa. Demikian pula perjalanan bangsaku yang telah berjuang lebih dari 350 tahun untuk merdeka dan 69 tahun berjuang mengisi kemerdekaannya.

Dalam perjalanan panjangnya itu, bangsaku belum juga bersepakat untuk menemukan gambaran masa depannya yang gemilang, apalagi bergandeng tangan melangkah ke sana dengan penuh suka cita. Mungkin hanya ada satu kesepakatan bahwa kita harus segera keluar dari kondisi masa kini yang tidak terlalu menyenangkan ini.

Gambaran ini menjadi sebuah ironi, sebagaimana Alice berdialog dalam kisah Alice in wonderland berikut :

“Maukah anda menunjukkan kepadaku, kemana aku harus pergi dari sini?” tanya Alice.

TTQ Favoritku

“Bu,  aku mau ngerjain tugas dulu ya!” celoteh seorang anak dengan riangnya seolah tanpa beban.
“Tugas apa nak, kamu kan baru pulang sekolah?” jawab ibunya heran.
“Ini Bu, tugas TTQ.”
“Tapi kamu masih cape, sebaiknya istirahat dulu!”
“Nggak pa pa kok Bu, nggak cape ini.”
Anak itu langsung membuka mushaf al Qur’an dan mulut mungilnya dengan lincah melafalkan ayat-ayat suci al Qur’an. Subhaanallooh…anak kelas 2 SD sudah punya tanggung jawab yang luar biasa khususnya dengan al Qur’an.  Kata ibunya,”Kegiatan ini sudah menjadi kebiasaannya tiap hari, dan pelajaran al Qur’an itu menjadi pelajaran favoritnya.”   
“Kok bisa ya ?”

Selasa, 11 November 2014

Teruslah Berdo'a...

KISAH nyata, terjadi di Pakistan. Seorang dokter ahli bedah terkenal (Dr. Ishan) tergesa-gesa menuju airport. Beliau berencana akan menghadiri Seminar Dunia dalam bidang kedokteran, yang akan membahas penemuan terbesarnya di bidang kedokteran. Setelah perjalanan pesawat sekitar 1 jam, tiba-tiba diumumkan bahwa pesawat mengalami gangguan dan harus mendarat di airport terdekat.
Beliau mendatangi ruangan penerangan dan berkata, Saya ini dokter special, tiap menit nyawa manusia bergantung ke saya, dan sekarang kalian meminta saya menunggu pesawat diperbaiki dalam 16 jam? Pegawai menjawab, Wahai dokter, jika Anda terburu-buru Anda bisa menyewa mobil, tujuan Anda tidak jauh lagi dari sini, kira-kira dengan mobil 3 jam tiba. Dr. Ishan setuju dengan usul pegawai tersebut dan menyewa mobil. Baru berjalan 5 menit, tiba-tiba cuaca mendung, disusul dengan hujan besar disertai petir yang mengakibatkan jarak pandang sangat pendek. Setelah berlalu hampir 2 jam, mereka tersadar mereka tersesat dan terasa kelelahan. Terlihat sebuah rumah kecil tidak jauh dari hadapannya, dihampirilah rumah tersebut dan mengetuk pintunya.
Terdengar suara seorang wanita tua, Silahkan masuk, siapa ya? Terbukalah pintunya. Dia masuk dan

JANGAN MENUNGGU

13 kata “JANGAN MENUNGGU” yg perlu dihindari:
*************************
1. Jangan menunggu bahagia baru tersenyum,  tapi tersenyumlah, maka kamu akan bahagia.
2. Jangan menunggu kaya baru bersedekah,  tapi bersedekahlah, maka kamu semakin kaya.
3. Jangan menunggu termotivasi baru bergerak,  tapi bergeraklah, maka kamu akan termotivasi.
4. Jangan menunggu dipedulikan orang baru kamu peduli, tapi pedulilah dengan orang lain! Maka kamu akan dipedulikan ….
5. Jangan menunggu orang memahami kamu. baru kamu memahami dia, tâÞi pahamilah orangitu, maka orang itu paham dengan kamu.
6. Jangan menunggu terinspirasi baru menulis.tapi menulislah, maka inspirasi akan hadir dalam tulisanmu.
7. Jangan menunggu proyek baru bekerja, tapi bekerjalah, maka proyek akan menunggumu.

Tetaplah Berhusnuzhzhon....

Dikisahkan bahwa suatu malam Sultan Murod Ar-Rabi` mengalami kegundahan yang sangat, dan dia tdk mengetahui sebabnya. Maka Sang Sultan memanggil kepala penjaga/sipir dan memberitahukan ttg keadaannya yg sedang gundah. Dan memang merupakan kebiasaan Sultan bahwa dia sering memeriksa keadaan masyarakat/rakyatnya secara sembunyi-sembunyi.

Maka Sultan berkata kpd Kepala Sipir : Mari kita keluar, jalan-jalan di antara penduduk (guna memeriksa dan memantau keadaan mereka). Mereka pun berjalan hingga sampailah di sebuah penghujung desa, dan Sultan melihat seorang pria tergeletak di atas tanah.
Sultan menggerak-geraknnya (untuk memeriksa) dan ternyata pria tersebut telah tewas. Namun anehnya orang-orang yang melintasi dan berlalu lalang di sekitarnya tidak memperdulikannya.


Maka Sultan pun memanggil mereka, tapi mereka tidak mengetahui Sang Sultan,
Mereka berseru : Ada apa?
Sultan : Kenapa pria ini tewas dan tdk seorangpun yang membawanya? Siapa dia? Dan diman keluarganya?
Mereka berujar : Ini orang zindiq, suka minum khomar, pezina.
Sultan menimpali : Namun bukankah dia dari golongan umat Nabi Muhammad Shallallahu alaihi wa sallam? Ayo bawa dia ke rumah keluarganya. Maka mereka pun membawanya.

Ketika sampai di rumah, istrinya pun melihatnya dan langsung menangis. Dan orang-orangpun mulai beranjak pergi, kecuali Sang Sultan dan Kepala Sipir. Di tengah tangisan si wanita (istri si mayit), dia berseru kepada Sultan (namun wanita tersebut tidak mengetahuinya) : "Semoga Allah merahmatimu wahai wali Allah, aku bersaksi bahwa engkau sungguh wali Allah."

Maka terheranlah Sultan Murod dengan ucapan wanita tersebut, dan berkata : Bagaimana mungkin aku termasuk wali Allah sementara orang-orang berkata buruk terhadap si mayyit, hingga mereka enggan mengurusi mayatnya. (Sultan merasa heran, bagaimana mungkin seorang zindiq ditolong oleh wali Allah).
Wanita pun menjawab : Aku sudah duga hal itu, Sungguh suamiku setiap malam pergi ke penjual arak/khomar lantas membeli seberapa banyak yang dia bisa beli, kemudian membawanya ke rumah kami dan menumpahkan seluruh khomar ke toilet, dan dia (suami) berkata : Semoga aku bisa meringankan keburukan khomar dari kaum muslimin.
Suamiku juga selalu pergi kepada para zaniah/pelacur dan memberinya uang, dan berkata : malam ini kau ku bayar dan jangan kau buka pintu rumahmu (untuk melacur) hingga pagi,
Kemudian suamiku kembali ke rumah dan berujar : Alhamdu lillah, semoga dengan itu aku bisa meringankan keburukannya (pelacur) dari pemuda-pemuda muslim malam ini.

Namun sementara orang-orang menyaksikan dan mengetahui bahwa suamiku membeli khomar, dan masuk ke rumah pelacur, dan lantas mereka membicarakan suamiku dgn keburukan.

Pernah suatu hari aku berkata pada suamiku : Sungguh jika seandainya engkau mati, maka tidak akan ada orang yang akan memandikanmu, menyolatkanmu, dan menguburkanmu.
Suamikupun tersenyum dan menjawab : Jangan khawatir Sayangku... Sultan/Pemimpin kaum muslimin lah yang akan menyolatkanku beserta para ulama dan pembesar-pembesar negeri lainnya.
(Setelah mendengarnya) Sultan pun menangis lantas berkata : Suamimu benar,
Demi Allah aku adalah Sultan Murod Ar-Robi`,
Dan besok kami akan memandikan suamimu, menyolatkannya dan menguburkannya.
Dan diantara yang menyaksikan jenazahnya adalah Sultan Murod, para ulama, para masyayikh dan seluruh penduduk kota.

================================
Moral kisah ini adalah, janganlah kita terburu-buru menilai seseorang dari kulit luarnya, dari tampak lahirnya saja. Senantiasa siakan ribuan bahkan jutaan prasangka baik (husnuzhzhon) atas apa yang kita lihat dan kita dengar.
Kalau orang barat mengatakan "Don't judge book by the cover", maka pegangan kaum muslimin adalah surat Al- Hujurat (49) ayat 12 :
"Hai orang-orang yang beriman, jauhilah kebanyakan purba-sangka (kecurigaan), karena sebagian dari purba-sangka itu dosa. Dan janganlah mencari-cari keburukan orang dan janganlah menggunjingkan satu sama lain. Adakah seorang diantara kamu yang suka memakan daging saudaranya yang sudah mati? Maka tentulah kamu merasa jijik kepadanya. Dan bertakwalah kepada Allah. Sesungguhnya Allah Maha Penerima Taubat lagi Maha Penyayang."


by Didik Agus T at 11/10/2014 05:32:00 PM

Senin, 10 November 2014

Nasihat Seorang Arab Kepada Putranya

Wahai puteraku …

Agar engkau menjadi seorang raja yang berwibawa di hadapan manusia ..

Janganlah berbicara dalam berbagai urusan ..

Kecuali setelah mengecek kebenaran sumbernya ..

Dan jika seseorang datang membawa berita, cari bukti kebenarannya sebelum dengan berani engkau berbicara ..
Hati-hati dengan isu .. jangan percayai setiap yang dikatakan, jangan pula percaya sesuatu yang setengah engkau lihat ..

Dan jika engkau mendapatkan cobaan berupa seorang musuh .. hadapi dengan berbuat baik kepadanya .. tolak dengan cara yang lebih baik, niscaya permusuhan itu berubah menjadi cinta kasih.

Minggu, 05 Oktober 2014

Arafah

Arafah adalah Hari Perenungan... Sebuah perenungan tentang Sang Khalik.. Sebuah perenungan tentang untuk apa kita diciptakan..

Arafah adalah sebuah miniatur padang Mahsyar.. Mahsyar adalah sebuah hari dimana manusia akan ditimbang kadar Al-Haq dalam dirinya.. Mahsyar adalah sebuah hari yang sangat terik yang tidak ada penghalang atasnya... Mahsyar adalah sebuah hari yang mencekam dimana manusia ditimpa resah dan gelisah.. Kegelisahan yang teramat sangat karena Mahsyar adalah hari penantian tentang nasib manusia apakah ia akan masuk surga atau neraka.. Mahsyar adalah sebuah hari penyesalan.. Sebuah penyesalan karena manusia telah lalai menunaikan dharma untuk apa ia dicipta.. Sebuah penyesalan karena manusia lalai untuk beramal shaleh semasa hidup di alam dunia.. Sedemikian dahsyatnya Mahsyar, sehingga manusia kelak akan mencari perlindungan walau hanya pada sebutir kurma yang pernah ia sedekahkan..

Minggu, 28 September 2014

Haji Mabrur


Haji Said duduk di sebuah kursi yang bersebelahan dengan seorang haji lain yang sama-sama menunggu giliran untuk naik pesawat di bandara Jedah. Keduanya saling bertegur sapa dan berkenalan.

Setelah bicara kian kemari, teman haji Said berkata: "Aku seorang pemborong bangunan. Alhamdulillah, Allah mengaruniakan rezki kepadaku

Kamis, 11 September 2014

Labbaik Allahumma Labbaik...Selamat Menunaikan Ibadah Haji Para Tamu Allah..



“ Zawwadakallu at-taqwa, wa ghafara dzanbaka, wa yassaro lakal khaira haitsuma kunta”

Semoga Allah memberikan bekal taqwa kepadamu, mengampuni dosamu, dan memudahkan kebaikan kepadamu di mana saja kamu berada”.


Astaudi’ullaha diinaka, wa amaanataka, wa khawaatima ‘amalika”

Aku menitipkan agamamu, amanatmu, dan akhir dari semua perbuatanmu hanya kepada Allah”.



Kamis, 04 September 2014

7 Hikmah dan Keutamaan Qurban 'Idul Adha

Sebentar lagi kita akan kedatangan tamu istimewa, Hari Raya ‘Idul Adha, dimana di hari itu dan hari tasyrik dilakukan penyembelihan hewan qurban. Jika Anda belum memutuskan untuk berkurban tahun ini, ada baiknya Anda menyimak hikmah dan keutamaan qurban pada hari-hari tersebut:


1. Kebaikan dari setiap helai bulu hewan kurban

Dari Zaid ibn Arqam, ia berkata atau mereka berkata: “Wahai Rasulullah SAW, apakah qurban itu?” Rasulullah menjawab: “Qurban adalah sunnahnya bapak kalian, Nabi Ibrahim.” Mereka menjawab: “Apa keutamaan yang kami akan peroleh dengan qurban itu?” Rasulullah menjawab: “Setiap satu helai rambutnya adalah satu kebaikan.”Mereka menjawab: “Kalau bulu-bulunya?”Rasulullah menjawab: “Setiap satu helai bulunya juga satu kebaikan.” [HR. Ahmad dan ibn Majah]

2. Berkurban adalah ciri keislaman seseorang

Dari Abu Hurairah, Rasulullah SAW bersabda: “Siapa yang mendapati dirinya dalam keadaan lapang, lalu ia tidak berqurban, maka janganlah ia mendekati tempat shalat Ied kami.” [HR. Ahmad dan Ibnu Majah]

3. Ibadah kurban adalah salah satu ibadah yang paling disukai oleh Allah

Dari Aisyah, Rasulullah SAW bersabda: “Tidak ada amalan anak cucu Adam pada hari raya qurban yang lebih disukai Allah melebihi dari

Minggu, 17 Agustus 2014

3 Ciri Orang Yang Memiliki Uluwwul Himmah(semangat tinggi) dalam mendidik/dawah

Subhanallah...Ada 3 Ciri Orang Yang Memiliki Uluwwul Himmah(semangat tinggi) dalam mendidik/dawah....:

1. Laa yaqif 'indal 'awaaiq (tidak berhenti jika mendapat halangan atau tantangan)
Halangan bisa keterbatasan fisik,miskin,tua dll

Contoh Abdullah bin Ummi Maktum walau buta tetapi beliau datang untuk mengucapkan syahadat,
Lihat sebab turun awal surat Abasa.
Contoh lainnya ialah sahabat Abu ayyub al anshori ra walau tua tapi beliau tetap mau ikut jihad. Anak-anaknya melarang, tetapi beliau bersikeras dan membacakan firman Allah swt dlm surat at-Taubah ayat 41

2. At taqollul minar rukhshoh (tidak banyak mengambil keringanan-keringanan)

Pendidik yang memiliki uluwwul himmah tidak banyak minta dispensasi.