Pengembangan Nilai Seni

Sebagai bagian dari pengembangan diri siswa dan siswi SIT Fithrah Insani, pembelajaran dan penguatan nilai seni dalam diri peserta didik menjadi perhatian penting dalam proses pembinaan di SIT Fithrah Insani

Pembinaan Kedekatan Hubungan dengan Kitabullah

Salah satu hal penting dalam menjaga fithrah dan membina insan kamil, pembelajaran tahsin dan tahfizh Al-qur'an diberikan porsi yang cukup besar dalam pembelajaran di SIT Fithrah Insani.

Tahun 2015, Tahun Prestasi

Berbagai prestasi akademik maupun non-akademik telah ditorehkan siswa-siswi Fithrah Insani baik level lokal , Kabupaten,Provinsi hingga Level Nasional!

Pembelajaran dengan Praktik

Belajar dengan mendengar itu baik, belajar dengan membaca itu lebih baik, belajar dengan mengalami itu lebih baik lagi. Maka pembelajaran di SIT Fithrah Insani memberikan pengalaman belajar baik audio, visual, maupun kinestetik.

SD, SMP, dan SMK Lulus UN 100%

Indahnya Kebersamaan

Selasa, 26 Agustus 2014

Mencetak Muhammad Al-Fatih Muda Indonesia

Ada yang berbeda pada pagi ini, English Corner SMPIT Fithrah Insani, kedatangan salah seorang alumninya. Namun alumni angkatan 2011 yang satu ini sungguh berbeda dengan yang lain, karena insya Allah pada malam harinya akan berangkat ke Ä°zmir Institute of Technology, di Turki. Ya! Benar, ananda bernama lengkap Naufal Ubadillah ini mendapatkan kesempatan emas meneruskan study luar negeri..

Putra pertama dari pasangan Drs.H.Didik Agus T,M.Pd dan Hj.Chairini,S.Si,Apt ini di undang untuk memberikan motivasi, pesan-pesan kepada adik kelasnya di SMPIT Fithrah Insani.

Adapun inti dari pesan yang di sampaikan oleh ananda Naufal, yaitu:
1. Senantiasa Berbaiksangka kepada Allah SWT dalam kondisi apapun; yakinlah bahwa Allah sangat sayang dengan kita sebagai hamba-Nya
2. Giat belajar untuk meraih nilai maksimal {100} di semua bidang pelajaran
3. Hormat dan patuh kepada Orang Tua dan Guru di sekolah
4. Kuasailah bahasa Inggris!


Alhamdulillah..Siswa SMK Informatika FI menyabet Juara ke-3 Lomba Video Feature tingkat SMA sederajat Se-JABAR

Akhirnya pemenang Lomba Video Feature tingkat SMA sederajat se Jawa Barat dengan tema “Mengangkat Potensi Wisata di Jawa Barat” kerja sama Biro Umum, Humas dan Protokol Pemprov Jawa Barat dengan Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) Pengda Jawa Barat, ditetapkan, pada hari Senin, 25 Agustus 2014, pukul 13.45 WIB.

Sistem penilaian yang begitu detil dengan melibatkan para Juri yang teruji keahlian dan integritasnya. Penilaian ini meliputi Potensi Wisata, Teknik Pengambilan Gambar, Narasi, dan Editing audio visual. Dari unsur-unsur tersebut, sempat terlihat ada kelemahan dan juga ada kekurang. Namun yang paling penting, orisinalitas dan kekuatan informasi yang diberikan menjadi salah satu unsur yang paling penting.

Setelah melalui proses yang cukup alot, maka para Juri menetapkan;


SMA Negeri 2 Tasikmalaya, Tema “Curug Dengdeng” sebagai Juara Pertama
SMK Negeri 1 Cimahi, Tema “Kampung Adat Cireundeu” sebagai Juara Kedua
SMK Fitrah Insani, Bandung Barat, Tema “Curug Malela” sebagai Juara Ketiga

Bagi yang ingin menonton hasil karya siswa SMK INFORMATIKA Fithrah Insani :

Untuk juara harapan dan hiburan akan diumumkan pada saat pemberian hadiah dan tropi, pada saat Perayaan HUT Jawa Barat ke- Yang diselenggarakan pada 19 September 2014 mendatang. Bukan hanya itu, Insya Allah, pak Wagub Jawa Barat, Deddy Mizwar akan memberi choacing clinic seputar teknik dan filosofi membuat karya audio visual. Untuk itu, seluruh peserta nanti diharapkan hadir, karena semuanya akan mendapatkan hadiah.{Sumber : http://ijtijawabarat.wordpress.com}

Alhamdulillah Alumni SMK FI mendapat kesempatan kuliah di UIN Sultan Syarif Kasim

Keterangan foto: Abdurrahman Hafidz {ke-2 dari kanan}

Selasa, 19 Agustus 2014

Kemeriahan HUT RI ke-69, di SIT FI

Terlihat sekali senyum keceriaan siswa-siswi SDIT dan SMPIT Fithrah Insani,
 pada puncak peringatan HUT Republik Indonesia yang ke-69 tahun.
Adapun macam perlombaannya yaitu :
1. Lomba Tarik Tambang antar kelas
2. Lomba Makan Kerupuk
3. Lomba Balap Lari dengan Balon
4. Lomba Kaligrafi Kemerdekaan, dll..

Senin, 18 Agustus 2014

Dirgahayu RI Ke-69, Bangkit Bangsaku!


Minggu, 17 Agustus 2014

3 Ciri Orang Yang Memiliki Uluwwul Himmah(semangat tinggi) dalam mendidik/dawah

Subhanallah...Ada 3 Ciri Orang Yang Memiliki Uluwwul Himmah(semangat tinggi) dalam mendidik/dawah....:

1. Laa yaqif 'indal 'awaaiq (tidak berhenti jika mendapat halangan atau tantangan)
Halangan bisa keterbatasan fisik,miskin,tua dll

Contoh Abdullah bin Ummi Maktum walau buta tetapi beliau datang untuk mengucapkan syahadat,
Lihat sebab turun awal surat Abasa.
Contoh lainnya ialah sahabat Abu ayyub al anshori ra walau tua tapi beliau tetap mau ikut jihad. Anak-anaknya melarang, tetapi beliau bersikeras dan membacakan firman Allah swt dlm surat at-Taubah ayat 41

2. At taqollul minar rukhshoh (tidak banyak mengambil keringanan-keringanan)

Pendidik yang memiliki uluwwul himmah tidak banyak minta dispensasi.

Generasi ‘Rabbani’

LABEL rabbani menggambarkan generasi emas umat (golden age) Islam. Generasi rabbani adalah generasi yang sukses, posisinya selalu berada dalam garis ajaran Islam, dan selalu mengajak orang lain untuk dekat dengan Allah. Generasi rabbani, generasi yang akan selalu berada di barisan terdepan dalam menegakkan kalimatullah, menegakkan syariat Islam. Generasi rabbani menjadi teladan karena secara duniawi generasi ini adalah orang-orang yang kaya jiwa dan unggul dari sisi ketaqwaannya.

Dari segi bahasa, kata rabbani diambil dari kata dasar Rabb, yang artinya Sang Pencipta, Pengatur, dan Pelindung makhluk, yaitu Allah. Kemudian diberi imbuhan huruf alif dan nun (rabb + alif + nun = Rabbanii). Dengan imbuhan ini, makna rabbani adalah orang yang memiliki sifat sesuai dengan apa yang Allah harapkan. Kata rabbani merupakan kata tunggal, untuk menyebut sifat satu orang. Sedangkan bentuk jamaknya adalah rabbaniyun.

Ali bin Abi Thalib ra, mendefinisikan rabbani sebagai generasi yang memberikan santapan rohani bagi manusia dengan ilmu (hikmah) dan mendidik mereka atas dasar ilmu. Sementara Ibnu Abbas ra dan Ibnu Zubair mengatakan, “rabbaniyun adalah orang yang berilmu dan mengajarkan ilmunya.” (Kitab Zaadul Masir fi Ilmi at-Tafsir, karya Ibnul Jauzi; 1/298):

Menyemai generasi rabbani
Rasulullah saw berpesan: “Fazfar bizatid din, taribat yadaka”